Belanja di E-mall atau mall biasa?

“Mall is a four letters word! That’s why I prefer calling my shop market than mall”

Itulah yang dikatakan seorang teman saat menamai butik online nya Hand Made Market. The four letters word, ucapnya. Seburuk itulah mall menurut seorang teman ini. Jadi apa sebenarnya definisi dari mall?

Menurut wikipedia, mall adalah Mall adalah jenis dari pusat perbelanjaan yang secara arsitektur berupa bangunan tertutup dengan suhu yang diatur dan memiliki jalur untuk berjalan jalan yang teratur sehingga berada diantara antar toko-toko kecil yang saling berhadapan. Karena bentuk arsitektur bangunannya yang melebar (luas), umumnya sebuah mall memiliki tinggi tiga lantai. Namun saat ini, mall bisa bertingkat-tingkat.

Di dalam sebuah mal, penyewa besar (anchor tenant) lebih dari satu (banyak). Seperti jenis pusat perbelanjaan lain seperti Departement Store untuk masuk di dalamnya. Contoh dari sebuah standar mal adalah Cinere Mall dan Blok M Mall. Jika ditinjau dari lokasi, mall sebenarnya diperuntukkan berada di dekat lokasi perumahan. Karena itulah bangunan mal melebar, karena dalam pada umumnya lokasi yang dekat perumahan ini, harga tanah relatif lebih murah daripada pembangunan sebuah plaza, yang berada di lokasi pusat kota. Namun saat ini orang sering menyamakan kedua terminologi tersebut. Dalam bangunan mal juga umumnya terdapat atrium.

Bagi saya, mall adalah tempat berbelanja. Apapun belanjaannya. Tempat bersenang-senang melihat-lihat produk-produk baru dengan display yang glamour,melihat-lihat pengunjung yang biasanya berusaha tampil maksimal kalau pergi ke mall. Mall juga telah menjadi pusat lifestyle.

Seiring dengan perkembangan jaman, mall tidak lagi sekedar bangunan besar berisi berbagai toko yang menyediakan berbagai hal. Pengertian mall masih tetap tempat yang menyediakan berbagai macam hal yang dibutuhkan manusia. Namun bentuknya berkembang mengikuti teknologi. Dalam hal ini, mall berkembang menjadi e-mall.

Menurut businessdictionary.com, e-mall adalah Web site yang menampilkan catalog elektronik dari berbagai supplier, dan meminta komisi dari para supplier untuk pendapatan dari penjualan yang didapat dari situs tersebut.

Sedangkan menurut http://www.total.or.id, e-mall atau elekronik mall adalah Pusat Pertokoan Elektronik yang menyediakan fasilitas mirip dengan mall di dunia nyata, pada mall eletronik ini ditampilkan produk-produk dari berbagai toko, dan jika pengunjung mall tersebut tertarik untuk membeli, pada mall elektronik ini juga disediakan berbagai fasilitas sampai termasuk transaksi. Pembayaran biasanya dilakukan dengan kartu kredit dan pengirimin barang melalui pos atau jasa kurir.

Ada dua jenis e-mall, yaitu generalize dan spesialize. Pada e-mall generelize, barang yang dijual heterogen. Berbagai jenis barang dijual di sini. Ragamnya betul-betul bervariasi. Salah satu contoh situs yang menyediakan berbagai jenis barang adalah emall.com. Mulai dari baju, asesoris, bunga, kado, komputer, mobil, barang kesehatan dan kecantikan, bahkan sampai peralatan musik, kantor, dan olah raga tersedia di dalam satu tempat. Situs ini merupakan salah satu dari banyak situs yang menyediakan pelayanan one stop service bagi pengunjungnya. Situs ini bahkan memberi klasifikasi yang sangat detail seperti range harga yang kita inginkan dan jenis-jenis yang kita maui secara spesifik. Namun opsi barang yang ditunjukkan sangatlah banyak sehingga bisa membingungkan.

Sedangkan e-mall jenis spesialize menyediakan barang-barang yang sifatnya lebih homogen. Contohnya situs yang menyediakan khusus barang-barang fashion, namun jenisnya sangat bervariasi. Contohnya adalah landsend.com. situs ini menyediakan berbagai jenis fashion item. Untuk wanita, pria, bahkan anak-anak. Muai celana, atasan, gaun, rok, sampai baju renang dapat ditemukan di situs ini. Selain itu, penampilan dari situs ini menarik sehingga membuat pengunjung merasa nyaman melihat-lihat katalog yang tersedia. Bahkan stus ini mengklasifikasi opsi-opsi yang ada berdasarkan ukuran baju, seperti regular, petite, plus size, tall, dan lain-lain. Ataupun warna, panjang lengan, jenis kain, dapat dipilih secara spesifik.

Dengan adanya e-mall, jelas konsumen merasa sangat terbantu. Konsumen dapat mendapatkan apa yang diinginkan secara sangat spesifik hanya dari depan laptop di ruang keluarga. Namun yang tetap perlu diwaspadai adalah keamanan dari transaksi online ini. Selain itu e-mall dapat membuat manusia semakin jarang berinteraksi dengan sekitarnya, sehingga hal ini juga perlu diwaspadai.

Kalau saya sih masih lebih suka belanja langsung ke mall-mall nyata yang ada di sekitar saya. Bukan karena saya takut akan keamanan transaksi online, atau takut saya jadi antisosial –karena pada dasarnya sudah agak antisosial- , tapi cuma karena saya tidak punya kartu kredit, dan tidak punya uang untuk. kalau di mall biasa, kan saya bisa window shopping berlama-lama.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

w

Connecting to %s